Connect with us

Inspirasi

Kisah Bambang Haryo Tak Tahan Tangis Saat Sidak Juanda

Published

on

AyoBHSbisa.com – Kamis sore (24/1), langit di kawasan Bandara Internasional Juanda tampak mendung, pejabat teras dan petugas otoritas Bandara terlihat sibuk menunggu kedatangan Inspeksi Anggota DPR-RI.

Ya, anggota DPR yang ditunggu itu adalah Bambang Haryo Soekartono, anggota komisi V DPR-RI dari fraksi Gerindra dari dapil surabaya-sidoarjo, yang datang menggunakan setelan batik berwarna hitam cokelat bercorak ukiran bunga.

Usai turun dari Mobil Toyota Camry, Bambang disambut Naufan, pejabat otoritas Bandara Juanda. Bambang terlibat ngobrol kecil dengan team otoritas Bandara sekaligus memberikan masukkan soal pelayanan di Bandara juanda.

Setidaknya obrolan itu dihabiskan selama 20 menit, Bambang beserta staf ahli dan rombongan stakeholder Bandara kemudian menapaki pintu keberangkatan di Terminal 1B Bandara Juanda.

Masuk ke pintu keberangkatan, Bambang melakukan pengecekan di depan mesin X-Ray, Bambang lalu bertanya mengenai CCTV yang berada di atas mesin X-RAY.

Usai pengecekan bambang kembali inspeksi tepatnya di counter check in 30 milik Lion Air, disitu Bambang bertemu penumpang yang akan berangkat ke Balikpapan. Bambang kemudian menanyakan ikhwal pemberlakuan tarif Bagasi kepada penumpang.

“Ya Pak, Saya membayar bagasi sebesar Rp400 ribuan, ini lumayan mahal” Kata Ahmad Yani penumpang Lion Air tujuan Balikpapan, Kamis.

Usai berbincang, sorotan mata Bambang menuju ke salah satu bagasi penumpang yang tertinggal, “Loh..loh apa ini” Bambang langsung mengecek dan suasana dramatis pun terjadi.

Sebuah kardus yang berisi satu buah mainan anak-anak dan baju anak tertinggal di samping counter check in, Bambang pun meminta agar petugas mengembalikan milik penumpang.

“Pak tolong pak, kembalikan ini kepada penumpang, saya akan bayar pak”Kata Bambang kepada petugas, sembari berwajah sedih lantaran teringat masa kecilnya.

“Ambil uang Rp10juta, saya bayar ini, tolong pak” Rasa tangisan Bambang tak bisa ditahan, Bambang pun akhirnya menuju ruang belakang counter lalu melepas tangisannya.

“Saya nggak mau diliput, tolong, matikan kameranya” Ucap Bambang, masih tetap matanya berkaca-kaca.

Setelah dibujuk oleh petugas dan staf ahlinya, Bambang kemudian bergegas menuju lantai 2 Bandara Juanda.

Di dekat gate 4-5, Bambang memberikan statetmen kepada wartawan yang sudah menunggunya. Dikatakan Bambang Kebijakan pengenaan Bagasi, memang ada di undang-undang khusus untuk low cost airline.

“Ini memang memperbolehkan maskapai menerapkan tarif pada Bagasi”Kata Bambang.

Dilanjutkan Caleg DPR RI dari dapil Jatim 1, mengenai pemberlakuan tarif bagasi tentu harus ada proporsionalnya, jangan sampai harga bagasi lebih mahal daripada nyawa penumpang. Tegasnya.

Airline, kata dia, juga perlu tau, dengan bagasi yang digerakan oleh penumpang dan tidak, kalau digerakkan penumpang sendiri harus lebih murah. Katanya.

Dilanjutkan Bambang, Pemerintah perlu memikirkan antara Low cost dengan Ekonomi full service.

Low cost kita diatas 30% dibanding ekonomi full service 20%. Maka itu, Pemerintah perlu memperhatikan pelayanan kepada masyarakat mengenai penggunaan low cost ini. Ucapnya.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote
More

Comments

0 comments

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.